Standard Penetration Test (SPT) adalah instrumen vital dalam penyelidikan tanah yang berfungsi untuk mengambil sampel tanah terganggu (disturbed sample) sekaligus mengukur resistensi tanah di kedalaman tertentu. Alat ini menggunakan metode dinamis dengan menjatuhkan beban standar untuk memancangkan tabung sampel ke dalam tanah.
Fungsi utama alat ini adalah untuk mendapatkan nilai N-SPT yang merepresentasikan kepadatan relatif pada tanah pasir atau tingkat kekerasan pada tanah lempung.
Sebagai penyedia alat laboratorium teknik sipil terlengkap, kami memastikan setiap komponen, mulai dari split barrel hingga drive hammer, telah dikalibrasi bobot dan dimensinya agar hasil uji Anda valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.
Fitur Utama Standard Penetration Test
Kami merancang alat ini dengan fokus pada kemudahan operasional dan ketahanan material:
- Material Hardened Machined Steel: Split barrel sampler dibuat dari baja yang diperkeras melalui proses permesinan presisi, tahan terhadap gesekan tanah keras.
- Akurasi Beban Tumbuk: Hammer memiliki berat presisi 63.5 kg sesuai standar ASTM untuk menjamin energi tumbukan yang konsisten.
- Sistem Tripod Kokoh: Tripod stand dari pipa baja tebal yang stabil, memudahkan penyetelan posisi tegak lurus di lapangan.
- Mekanisme Drop Height Presisi: Guide rod dirancang untuk memastikan tinggi jatuh beban tepat pada 76.2 cm setiap kali pukulan.
- Kelengkapan Operasional: Sudah termasuk kunci pipa (pipe wrench) heavy duty 24 inchi untuk memudahkan pemasangan dan pelepasan batang bor.
Kelebihan Produk Sawarga Teknik
Kenapa kontraktor dan konsultan geoteknik memilih unit SPT dari kami?
- Kepatuhan Standar Internasional: Dimensi dan bobot alat 100% mengacu pada ASTM D-1586 dan AASHTO T-206.
- Durabilitas Jangka Panjang: Material baja pilihan mengurangi risiko deformasi alat saat digunakan pada tanah keras.
- Sparepart Terjamin: Karena kami memproduksi sendiri, penggantian komponen terpisah (seperti shoe sampler atau rod) sangat mudah didapatkan.
- Desain Ergonomis: Sistem sambungan batang (rod) dan tripod dirancang untuk perakitan cepat, menghemat waktu kerja tim lapangan.
Cara Menggunakan Standard Penetration Test
Penggunaan alat ini harus dilakukan oleh teknisi berpengalaman untuk memastikan data yang valid:
- Persiapan Lubang Bor: Lakukan pengeboran hingga kedalaman yang diinginkan dan bersihkan dasar lubang dari rontokan tanah.
- Perakitan Alat: Pasang Split Barrel Sampler pada ujung Sampling Rod dan turunkan ke dasar lubang bor.
- Penyetelan Tripod & Hammer: Pasang Drive Weight Assembly di atas stang bor. Pastikan Guide Rod tegak lurus dan Hammer berada pada posisi siap.
- Penetrasi Awal (Seating Drive): Lakukan pemukulan pertama sedalam 15 cm (6 inchi) untuk mendudukkan alat pada tanah asli. Abaikan jumlah pukulan ini.
- Penetrasi Uji: Lanjutkan pemukulan untuk penetrasi 30 cm (12 inchi) berikutnya.
- Pencatatan Data: Hitung dan catat jumlah pukulan (N) yang diperlukan untuk penetrasi 30 cm tersebut. Inilah yang disebut Nilai N-SPT.
- Pengambilan Sampel: Angkat stang bor dan sampler ke permukaan. Buka split barrel, ambil sampel tanah, dan simpan dalam wadah kedap udara untuk uji laboratorium lanjut.
Contoh Pengaplikasian
Alat SPT ini sangat krusial untuk berbagai proyek sipil, antara lain:
- Perancangan pondasi tiang pancang untuk gedung bertingkat.
- Analisis daya dukung tanah untuk pondasi jembatan.
- Investigasi kestabilan lereng dan tanggul.
- Pemetaan stratigrafi tanah untuk proyek jalan tol.
Catatan Harga:
Harga material logam dan biaya produksi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar. Untuk penawaran harga terbaik dan terbaru hari ini, silakan hubungi tim marketing Sawarga Teknik melalui tombol WhatsApp yang tersedia.